Penelitian Internal

Penelitian Dosen ini adalah memberikan gambaran dan kesempatan kepada dosen dari berbagai bidang disiplin ilmu di lingkungan STIKes yatsi untuk dapat mengusulkan dan melaksanakan kegiatan penelitian yang berkualitas, dengan tujuan untuk :
  1. Menciptakan “atmosfir penelitian” di lingkungan STIKes YATSI
  2. Membantu dosen mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
  3. Meningkatkan gairah dan minat dosen untuk melakukan penelitian
  4. Memanfaatkan fasilitas yang ada di laboratorium komputer secara maksimal
  5. Dapat meningkatkan kemampuan dosen dalam meneliti dan menulis artikel ilmiah
  6. Peningkatan jumlah publikasi hasil penelitian dosen pada jurnal Nasional dan Internasional

1. Sasaran

Sasaran Panduan Penelitian Dosen ini adalah dosen di lingkungan STIKes YATSI yang akan penelitian agar memahami prosedur pengajuan, pelaksanaan, dan pelaporan penelitian.


2. Manfaat

Manfaat Panduan Penelitian Dosen ini agar sesuai dengan prosedur dan ketentuan format penelitian yang dikeluarkan oleh Sim-Litabmas dan Kemenristek DIKTI. Sehingga harapan terwujudnya kompetensi, kapasitas dan kapabilitas sebagai peneliti, yang merupakan bagian penting dari Tri Darma Perguruan Tinggi dapat terealisasi.

Manfaat penelitian ini adalah:

  1. Hasil penelitian dapat menambah/memperkaya khasanah pengetahuan.
  2. Hasil penelitian dapat menghasilkan solusi atau rekomendasi dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat.
  3. Hasil penelitian harus bisa bermanfaat untuk kemajuan bangsa dan kemanusiaan

3. Ketentuan Umum

Pelaksanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus mengacu pada standar penjaminan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di STIKes Yatsi sesuai dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan. Berkenaan dengan hal tersebut, LPPM menetapkan ketentuan umum .
persyaratan pengusul pelaksanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diuraikan sebagai berikut.
  • Ketua peneliti/pelaksana pengabdian adalah dosen tetap (anggota peneliti berjumlah 3 orang, 1 ketua penelitia dan 2 anggota peneliti)
  • Anggota peneliti/pelaksana pengabdian adalah dosen tetap dan/atau Mahasiswa.
  • Setiap dosen dapat mengusulkan dua usulan penelitian dalam satu tahun (satu usulan sebagai ketua dan satu usulan sebagai anggota atau dua usulan sebagai anggota) dan dua usulan pengabdian kepada masyarakat (satu usulan sebagai ketua dan satu usulan sebagai anggota atau dua usulan sebagai anggota).
  • Penelitian bersifat original belum pernah  dilakukan dan dibiayai  oleh lembaga/sumber lain)
  • Apabila penelitian atau pengabdian belum selesai pada waktu yang telah ditentukan maka ketua peneliti/pelaksana pengabdian masyarakat tersebut tidak diperkenankan mengusulkan penelitian atau pengabdian masyarakat di periode berikutnya dan pendanaannya akan dikurangi  
  • Peneliti dan pelaksana pengabdian diwajibkan membuat Catatan Harian dalam melaksanakan penelitian atau pengabdian kepada masyarakat. Catatan Harian berisi catatan tentang pelaksanaan penelitian atau pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan tahapan proses penelitian atau pengabdian kepada masyarakat. Peneliti dan pelaksana pengabdian kepada masyarakat juga diwajibkan membuat Logbook. Logbook berisi catatan detil tentang substansi penelitian atau pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bahan, data, metode, analisis, hasil, dan lain-lain yang dianggap penting. Logbook disimpan oleh peneliti atau pelaksana pengabdian kepada masyarakat yangdapat dijadikan bukti dalam pengajuan HKI.
  •  Jangka waktu penelitian adalah minimal 4 bulan dan maksimum 1 tahun
  • Proposal penelitian dibuat rangkap 2 (dua)  diajukan ke Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YATSI
  • Evaluasi proposal dilakukan oleh reviewer  yang telah di SK kan oleh ketua. Pengumuman hasil seleksi dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YATSI. Proposal yang lulus seleksi,  diperbaiki sesuai dengan saran reviewer, dibuat rangkap 2 (dua) dan diserahkan kembali ke Lembaga penelitian untuk didanai
  •  Setiap penelitian yang didanai oleh STIKes YATSI atau pihak luar wajib melibatkan mahasiswa dengan surat tugas dari Ketua STIKes YATI
  • Usulan penelitian harus relevan dengan bidang ilmu kesehatan

4. Pelaporan, Pengawasan, dan Sanksi

  1. Penerima hibah/dosen harus melakukan pencatatan semua penggunaan dana hibah dalam suatu buku (loog book) penggunaan dana dan menyampaikan pelaporan penggunaan dana kepada Ketua Lembaga Penelitian secara periodik tentang alokasi penggunaan dana, disertai bukti.
  2. Membuat laporan secara bertahap dalam loog book tentang kemajuan pelaksanaan penelitian ke LPPM.
  3. Kelalaian yang menyebabkan tidak selesainya penelitian, tidak ada luaran menjadi tanggung jawab penerima hibah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  4. Penyalahgunaan dan penyimpangan pelaksanaan kegiatan dan administrasi keuangan sebagaimana tertuang dalam Juknis akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • Luaran

Penelitian diharapkan menghasilkan:

  1. Perbaikan model atau sistem
  2. Perangkat lunak
  3. Perangkat Keras (bagi yang membuat alat/perangkat keras)
  4. Artikel/jurnal/Prosiding
  5. Seminar di dalam atau luar negeri
  6. Produk penelitian lainnya (HAKI, Paten, bahan ajar dan lain-lain)
  • Alur Pengiriman dan Penyeleksian Proposal
  • Proposal riset yang telah memperoleh pengesahan dari Ketua Stikes Yatsi, diserahkan secara kolektif  ke LPPM untuk disertakan dalam proses seleksi oleh Rekan Setara yang mewakili bidang ilmu.
  • Penyeleksian yang akan dilakukan terdiri atas seleksi administrasi yang dilakukan oleh LPPM STIKes Yatsi dan seleksi substansi (berupa seleksi proposal dan seleksi presentasi) yang dilakukan oleh rekan setara.
  • Penyampaian Informasi

Informasi mengenai Hibah Penelitian disampaikan melalui:

  1. Surat pemberitahuan kepada Kepala Prodi dan WAKET I dengan tembusan kepada Ketua LPPM
  2. Selebaran dan poster diserahkan kepada LPPM untuk disebarluaskan di prodi masing-masing.
  • Tahapan Pengelolaan Penelitian

Secara umum, tahapan kegiatan penelitian meliputi pengumuman, pengusulan, penyeleksian/penunjukan, penetapan, pelaksanaan, pengawasan, pelaporan, dan penilaian keluaran. Jadwal semua tahapan kegiatan tersebut disampaikan oleh LPPM. Distribusi kewenangan setiap tahapan penelitian berdasarkan kelompok kinerja penelitian. Selanjutnya setiap tahapan pelaksanaan penelitian dapat dijabarkan lebih lanjut dengan melihat aspek kinerja penelitian, dan skema penelitian sebagai berikut.

  1. Tahap Pengumuman

Siklus pengelolaan penelitian diawali dengan LPPM mengumumkan penerimaan usulan penelitian. LPPM menginformasikan penerimaan usulan kepada dosen/peneliti di lingkup kerjanya masing-masing.

  • Tahap Pengusulan

Pengusulan usulan dilakukan oleh dosen dengan mengajukan ke bagian LPPM. Dengan mengirimkan proposal penelitian

  • Tahap Penyeleksian/Penunjukan
  • Tahap Penyeleksian                                  

Seleksi usulan dilakukan oleh tim penilai dan/atau reviewer. Untuk skema Penelitian Pengembangan yang lolos seleksi dilanjutkan dengan pembahasan dan visitasi/kunjungan lapangan. Kewenangan seleksi usulan yang dimiliki perguruan tinggi berdasarkan klaster kinerja penelitian perguruan tinggi dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Tahap Penunjukan

Tahap penunjukan dilakukan untuk menentukan penelitian dan tim peneliti yang akan ditetapkan dengan mekanisme penugasan. Mekanime penugasan ini diperuntukkan bagi penelitian yang dipandang strategis sesuai kompetensi tim peneliti dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Peneliti ditugaskan untuk melakukan penelitian dengan dasar surat penugasan dari LPPM.
  2. Peneliti  menyampaikan usulan kepada LPPM sesuai dengan penugasan.
  3. Usulan penelitian dengan mekanisme penunjukkan tetap dinilai oleh Komite Penilaian dan/atau Reviewer untuk menilai kelayakan besaran anggaran yang dituangkan dalam berita acara.
  4. Berita acara tersebut diserahkan kepada LPPM sebagai dasar pertimbangan penetapan.
  • Tahap Penetapan

Penetapan usulan yang layak untuk didanai diatur dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. LPPM menetapkan usulan penelitian berdasarkan rekomendasi komite penilai dan/atau reviewer;
  2. Besaran biaya yang ditetapkan merupakan harga output sub keluaran penelitian;
  3. Penetapan usulan penelitian yang didanai diinformasikan melalui LPPM.
  • Tahap Pelaksanaan

Tahap pelaksanaan penelitian diatur dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Pelaksanaan penelitian diawali dengan membuat kontrak penelitian
  2. Kontrak penelitian dilakukan setelah usulan penelitian ditetapkan dan diumumkan melalui LPPM.
  3. Penandatanganan kontrak penelitian dilakukan segera setelah pengumuman penetapan penerimaan usulan.
  4. Proses penandatanganan kontrak dan pencairan dana penelitian
  5. Penandatanganan kontrak dilaksanakan antara Ketua LPPM dan peneliti.
  6. Ketua LPPM membuat kontrak penugasan kepada ketua peneliti.
  7. Pelaksanaan penelitian mengacu pada kontrak penelitian.
  8. Kontrak Penelitian sekurang-kurangnya berisi:
  1. Pejabat penandatangan kontrak
  2. Dasar pembuatan/ruang lingkup kontrak
  3. Jumlah dana dan mekanisme pencairan dana penelitian
  4. Masa berlaku kontrak
  5. Target Luaran
  6. Hak dan kewajiban
  7. Pelaporan penelitian
  8. Monitoring dan evaluasi
  1. Perubahan tim pelaksana dan substansi penelitian
    1. Pajak
    1. Kekayaan Intelektual
    1. Force majeure
    1. Sanksi
    1. Sengketa
  • Tahap Pengawasan

Sasaran pengawasan meliputi peneliti dan penyelenggara penelitian (institusi) masing-masing mengikuti ketentuan sebagai berikut.

  1. Pengawasan pelaksanaan penelitian wajib dilakukan oleh  LPPM dalam bentuk kegiatan monitoring dan evaluasi.
    1. LPPM melakukan monitoring dan evaluasi skema desentralisasi secara internal.
    1. Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh reviewer, dan setiap judul penelitian wajib dilakukan monitoring dan evaluasi oleh 2 reviewer.
    1. Hasil monitoring dan evaluasi disampaikan oleh LPPM
  1. Tahap Pelaporan

Peneliti berkewajiban memberikan laporan kemajuan, laporan akhir tahun, dan laporan akhir penelitian mengikuti ketentuan sebagai berikut.

  1. Ketua Tim Peneliti wajib melaporkan kemajuan output riset, dan catatan harian aktivitas riset sesuai tenggat waktu yang ditentukan.
  2. Kemajuan output riset dan catatan harian aktivitas riset dilaporkan ke bagian LPPM.
  3. Ketua Tim Peneliti wajib membuat Laporan Akhir Tahun Penelitian.